Your Title

Pages

Minggu, 15 Mei 2011

Faktor-faktor yang Menyebabkan Perubahan Sosial dan Kebudayaan

Untuk mempelajari perubahan masyarakat, perlu diketahui sebab-sebab yang melatari terjadinya itu. Apabila diteliti lebih mendalam mengenai sebab terjadinya suatu perubahan masyarakat, mungkin dikarenakan adanya sesuatu yang dianggap sudah tidak lagi memuaskan. Mungkin saja perubahan terjadi karena ada factor baru yang lebih memuaskan masyarakat sebagai pengganti factor yang lama itu. Mungkin juga masyarakat mengadakan perubahan karena terpaksa demi untuk menyesuaikan suatu factor dengan factor-faktor lain yang sudah mengalami perubahan terlebih dahulu. 

Pada umumnya dapat dikatakan bahwa mungkin ada sumber sebab-sebab tersebut yang terletak di dalam masyarakat itu sendiri dan ada yang terletak di luar. Sebab- sebab yang bersumber dalam masyarakat itu sendiri,antara lain sebagai berikut:

1. Bertambah dan Berkurangnya Penduduk 
Pertambahan penduduk yang sangat cepat dipula Jawa menyebabkan terjadina perubahan dalam struktur masyarakat, terutama lembaga-lembaga kemasyarakatannya. Misal, orang lantasmengenal hak milik individual atas tanah, sewa tanah, gadai tanah, bagi hasi, dan sebagainya, yang sebelum tidak dikenal. 

Berkurangnya penduduk mungkin disebabkan berpindahnya penduduk dari desa ke kota atau dari daerah ke daerah lain. 

2. Penemuan-penemuan Baru 
Suatu proses social dan kebudayaan yang besar, tetapi yang terjadi dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama disebut dengan inovasi atau innovation. Proses tersebut meliputi suatu penemuan baru, jalannya unsure kebudayaan baru yang tersebar ke lain-lain bagian masyarakat , dan cara-cara unsure kebudayaan baru tadi diterima, dipelajari, dan akhirnya dipakai dalam masyarakat yang bersangkutan. 

Penemuan-penemuan baru sebagai sebab terjadinya perubahan-perubahan dapat dibedakan dalam pengertian-pengertia discovery dan invention. Discovery adalah penemuan unsure kebudayaan yang baru, baik berupa alat, ataupun yang berupa gagasan yang diciptakan oleh seorang individu atau serangkaian ciptaan para individu. Discovery baru menjadi invention kalau masyarakat sudah mengakui, menerima serta menerapkan penemuan baru itu. 

Apabila ditelaah lebih lanjut perihal penemuan-penemuan baru, terlihat ada beberapa factor pendorong yang dpunyai masyarakat. Bagi individu pendorong tersebut antara lain: 

a. Kesadaran individu-individu akan kekurangan dalam kebudayaannya; 
b. Kualitas ahli-ahli dalam suatu kebudayaan; 
c. Perangsang bagi aktivis-aktivitas penciptaan dalam masyarakat. 

Di dalam setiap masyarakat tentu ada individu yang sadar akan adanya kekurangan dalam kebudayaan masyarakatnya. Di antara orang-orang tersebut banyak yang menerima kekurangan-kekurangan tersebut sebagai sesuatu hal yang harus diterima saja. Orang lain mungkin tidak puas dengan keadaan, tetapi tidak mampu memperbaiki keadaan tersebut. Mereka inilah yang kemudian menjadi pencipta-pencipta baru tersebut. 

3. Pertentangan (Confict) Masyarakat 
Pertentangan (conflict) masyarakat mugkin pula menjadi sebab terjadinya perubahan social dan kebudayaan. Pertentangan-pertentangan mungkin terjadi antara individu dengan kelompok atau perantara kelompok dengan kelompok. 

4. Terjadinya Pemberontakan atau Revolusi 
Suatu perubahan social dan kebudayaan dapat pula bersumber pada sebab-sebab yang berasal dariluar masyarakat itu sendiri, antara lain sebagai berikut: 

a. Sebab-sebab yang Berasal dari Lingkungan Alam Fisik yang Ada disekitar Manusia 
Terjadinya gempa bumi, topa, banjir besar, dan lain-lain mungkin menyebabkan masyarakat-masyarakat yang mendiami daerah-daerah tersebut terpaksa harus meninggalkan tempat tinggalnya. Apabila masyarakat tersebut mendiami tempat tinggalnya yang baru, mereka harus menyesuaikan diri dengan keadaan alam yang baru tersebut. Kemungkinan hal tersebut mengakibatkan terjadinyaperubahan-perubahan pada lembaga kemasyarakatannya. Sebab yang bersumber pada lingkungan alam fisik kadang-kadang ditimbulkan oeh tindakan para warga masyarakat itu sendiri. 

b. Peperangan 
Peperangan dengan Negara lain dapat pula menyebabkan terjadinya perubahan-perubahan karena biasanya Negara yang menang akan memaksakan kebudayaannya pada Negara yang kalah. 

c. Pengaruh Kebudayaan Masyarakat Lain 
Apabila sebab-sebab perubahan bersumber pada masyarakat lain, itu mungkin terjadi karena kebudayaan dari masyarakat lain itu melancarkan pengaruhnya. Hubungan yang dilakukan secara fisik antara dua masyarakat mempunyai kecenderungan untuk menimbulkan pengaruh timbal balik. Artinya, masing-masing masyarakat memengaruhi masyarakat lainnya, tetapi juga menerima pengaruh dari masyarakat yang lain itu. 



0 komentar:

Poskan Komentar